Beranda » »

Selasa, 13 April 2010 - 02:47:48 WIB
Perbedaan Dalam Menghitung Berat Muatan Dalam Kapal
Diposting oleh : Administrator
Kategori: News - Dibaca: 2902 kali

IMN - Bicara mengenai  masalah Barang yang akan dimuat dalam kapal, selalu bila dinyatakan dalam berat, memakai ukuran ton pasti tidak sama. Namun ukuran 1 ton metrik adalah 1.000 kg, 1 ton Inggris adalah 1.016,05 kg, dan 1 ton Amerika adalah 0.90718 metrik, 1 ton Inggris biasa disebut 1 Long Ton dan 1 ton Amerika biasa disebut 1 Short Ton.

Bila menerima muatan, Dalam menghitung isi ruangan, maka dipakai berat (weight) atau ukuran (measurement) yang lebih menguntungkan pihak kapal. Untuk ini digunakan istilah Shipping ton. Satu Shipping ton besarnya 40 cft dan satu Shipping ton metric berarti suatu barang seberat 1.000 kg mengambil ruangan muatan sebesar 1 meter kubik.

Muatan yang stowage factor atau faktor muatnya lebih kecil dari adalah 40 adalah deadweight cargo.

Stowage factor (SF) adalah volume yang diperlukan untuk 1 ton (1.016 kg) barang yang dinyatakan dalam cft. SF 40 berarti bahwa 1 ton barang itu mengambil tempat 40 cft. Dalam SF sudah diperhitungkan pula broken stowage (celah yang terdapat diantara muatan). Sebagai contoh. Sf kopra adalah 80. itu berarti 1 long ton kopra mengambil ruangan 80 cft

kita harus mengetahui besarnya ruangan palka. dari kapal dinyatakan dalam bale space dan grain space Bale Space adalah ruangan didalam palka yang disediakan untuk muatan umum (general cargo) dan biasanya dinyatakan dalam cft. Besarnya ruangan muatan diukur dari bagian dalam gading gading dan antara lantai bawah dengan bagian bawah dari deck beam lantai atas, Untuk dapat menghitung banyaknya barang yang dapat dimuat dalam salah satu ruangan muatan kapal atau palka.

Ruangan dalam palka yang disediakan untuk muatan curah (bulk) dan biasanya dinyatakakan dalam cft itu disebut Grain Space. Besarnya ruangan muatan diukur dari bagian dalam dinding kapal dan dari lantai bawah sampai dengan bagian bawah dari lantai atas.

Jumlah keseluruhan dari bale space atau grain space dibagi oleh cargo deadweight ton adalah stowage factor dari sebuah kapal barang.

Perbandingan antara net, gross, dan deadweight tonnage berbeda untuk setiap kapal. Khusus bagi kapal-kapal barang, rasio perbandingannya biasanya adalah 1 NRT = 11/2 GRT = 21/4 21/2 DWT.
       




0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 













173255

Pengunjung hari ini : 49
Total pengunjung : 36640

Hits hari ini : 319
Total Hits : 173255

Pengunjung Online: 4





a21


a20

<p>Sample01</p>
Sample01

<p><span style="font-size: small;">Potensi ini dimanfaatkan oleh Persatuan Olahraga Arung Jeram Provinsi Jambi yang berinduk pada Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PORDASI), sebagai tempat latihan. Perlahan namun pasti, kegiatan olahraga arung jeram di Sungai Manau mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"> </span></p>
Sample02

<p>Potensi ini dimanfaatkan oleh Persatuan Olahraga Arung Jeram Provinsi Jambi yang berinduk pada Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PORDASI), sebagai tempat latihan. Perlahan namun pasti, kegiatan olahraga arung jeram di Sungai Manau mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Bahkan, atlet yang ikut latihan pun mulai berdatangan dari luar daerah. </p>
Sample03

<p>Sample01</p>
Sample04

<p>Sample01</p>
Sample05

<p>Sample01</p>
Sample06

<p>Sample01</p>
Sample07

<p>Sample01</p>
Sample08

<p>Sample01</p>
Sample09

<p>Sample01</p>
Sample10

<p>Game Harry Potter</p>
Sample11

<p>Sample01</p>
Sample12

<p>Sample01</p>
Sample13

<p>Bayi unik sedang melakukan push-up</p>
Sample14

<p>Anda Membutuhkan Lampu kapal Hubungi kami</p>
Lampu Kapal