Beranda » Government » BAKOSURTANAL MENCANANGAN GEOSPASIAL UNTUK NEGERI

Minggu, 23 Oktober 2011 - 22:35:37 WIB
BAKOSURTANAL MENCANANGAN GEOSPASIAL UNTUK NEGERI
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Government - Dibaca: 1945 kali

Kegiatan pencanangan “Geospasial untuk Negeri”, sekaligus menyambut kelahiran Badan Informasi Geospasial, dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2011.

 

Slogan “Geospasial untuk Negeri” dipilih sebagai cerminan kesadaran, bahwa informasi geospasial memiliki peran vital dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan yang berhubungan dengan ruang kebumian. Informasi geospasial telah dan harus semakin intensif digunakan dalam pemetaan terkait:

·         penetapan batas wilayah administrasi,

·         penetapan batas wilayah negara,

·         penataan ruang,

·         perencanaan pembangunan kewilayahan,

·         pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya lainnya,

·         penetapan eko-region,

·         pelestarian lingkungan,

·         pariwisata,

·         penanggulangan bencana,

·         dan lain sebagainya.

 

Keseluruhan kegiatan pembangunan ini akan bermuara pada kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Inilah makna “Geospasial untuk Negeri”.

 

Kegiatan pencanangan “Geospasial untuk Negeri” ini ditandai dengan peluncuran beberapa produk informasi geospasial, yaitu:

1.    Geoportal Nasional (Indonesian GeoSpatial Portal / Ina GeoPortal).

2.    Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia;

3.    Peta Taktil (Tactile Map), peta untuk para tunanetra; dan

4.    Atlas Nasional Indonesia Volume III (melengkapi produk Atlas Nasional Indonesia Volume I dan II).

 

Pemilihan tanggal 17 Oktober 2011 sebagai hari pencanangan "Geospasial untuk Negeri" didasarkan pada catatan sejarah, bahwa BAKOSURTANAL dibentuk pada tanggal yang sama, yaitu 17 Oktober 1969.

 

Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) sendiri akan digantikan Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai penunaian amanat Pasal 22 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. UU ini disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada tanggal 5 April 2011 dan disahkan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 21 April 2011. BIG akan melanjutkan capaian-capaian positif yang telah diraih BAKOSURTANAL. Selanjutnya BIG memikul tugas dan fungsi yang lebih besar dalam pembangunan nasional di bidang informasi geospasial sebagaimana diamanatkan pada UU tentang Informasi Geospasial.

 

 

BIG menjadi tulang punggung dalam mewujudkan tujuan UU tentang Informasi Geospasial untuk:

a.     menjamin ketersediaan dan akses terhadap informasi geospasial yang dapat dipertanggungjawabkan;

b.    mewujudkan penyelenggaraan informasi geospasial yang berdaya guna (efisien) dan berhasil guna (efektif) melalui kerja sama, koordinasi, integrasi dan sinkronisasi; dan

c.     mendorong penggunaan informasi geospasial dalam penyeleng-garaan pemerintahan dan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

 

Berdasarkan UU tentang Informasi Geospasial, BIG memiliki beberapa fungsi penting dalam:

a.     penyelenggaraan informasi geospasial dasar (IGD), meliputi jaring kontrol geodesi dan peta dasar, melalui kegiatan pengumpulan data, pengolahan data dan informasi, penyimpanan, dan penggunaan IGD;

b.    pengintegrasian informasi geospasial tematik (IGT) yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah dan/atau pemerintah daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

c.     penyelenggaraan IGT yang diperlukan dalam pembangunan yang belum diselenggarakan oleh selain BIG ;

d.    penyelenggaraan infrastruktur informasi geospasial meliputi aspek kebijakan, kelembagaan, teknologi, standar dan sumber daya manusia;

e.    penyelenggaraan dan pembinaan jaringan informasi geospasial;

f.      pemberian akreditasi kepada lembaga sertifikasi badan usaha dan tenaga profesional di bidang informasi geospasial; dan

g.    pembinaan penyelenggaraan IGT terhadap penyelenggara IGT dan pengguna informasi geospasial.

 

Berbagai IGT wajib mengacu pada IGD, sehingga seluruh IGT akan tertuang berdasarkan referensi geometric tunggal (single reference). Dengan demikian berbagai informasi geospasial akan dapat dibagipakaikan (sharable) dan dapat saling dioperasikan (interoperable) diantara berbagai pengguna. Usaha ini dicanangkan sebagai kebijakan satu-peta (one-map-policy).

 

Dengan kerja keras dan dukungan seluruh pemangku kepentingan di bidang informasi geospasial, dari unsur pemerintah, akademisi, pengusaha, profesional dan segenap masyarakat, BIG siap mengemban amanah sebagai institusi terdepan dalam mengoptimalkan penyelenggaraan  informasi geospasial untuk negeri.

 

 


 

KETERANGAN FOTO

 

Foto 1: Kepala Bakosurtanal Asep Karsidi (kiri) mendampingi Menko Kesra Agung Laksono (tengah) dan Menristek Suharna Surapranata saat memukul tambur yang menandai momen pencanangan Geospasial untuk Negeri dan Menyambut Peluncuran Badan Informasi Geospasial (BIG).

 

Foto 2: 

Kepala Bakosurtanal Asep Karsidi (kedua kanan) menyerahkan buku Atlas Taktual bagi tuna netra kepada Irjen Kemendiknas Musliar (kanan) disaksikan Menko Kesra Agung Laksono (kiri) dan Menristek Suharna Surapranata (kedua kiri) pada pencanangan Geospasial Untuk Negeri di Puri Agung, Grand Sahid, Jakarta, Senin (17/10). Peluncuran tersebut merupakan bagian dari penggantian nama Bakosurtanal menjadi Badan Informasi Geospasial (BIG) yang menampilkan produk informasi Geospasila seperti geoportal nasional, peta NKRI, Peta Taktil (peta bagi tuna netra), dan atlas nasional Indonesia Volume III.

 

Foto 3:

Kepala Bakosurtanal Asep Karsidi bersama Menko Kesra Agung Laksono dan Menristek Suharna Surapranata menyaksikan 2 anak tuna netra membaca Atlas Taktual, salah satu produk Bakosurtanal yang diluncurkan dalam acara pencanangan Geospasial untuk Negeri di ballroom Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Senin 17 Oktober 2011.

patma



1 Komentar :

obat herbal hepatitis a
22 Maret 2014 - 11:50:19 WIB


<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 













172677

Pengunjung hari ini : 113
Total pengunjung : 36562

Hits hari ini : 964
Total Hits : 172677

Pengunjung Online: 6





a21


a20

<p>Sample01</p>
Sample01

<p><span style="font-size: small;">Potensi ini dimanfaatkan oleh Persatuan Olahraga Arung Jeram Provinsi Jambi yang berinduk pada Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PORDASI), sebagai tempat latihan. Perlahan namun pasti, kegiatan olahraga arung jeram di Sungai Manau mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"> </span></p>
Sample02

<p>Potensi ini dimanfaatkan oleh Persatuan Olahraga Arung Jeram Provinsi Jambi yang berinduk pada Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PORDASI), sebagai tempat latihan. Perlahan namun pasti, kegiatan olahraga arung jeram di Sungai Manau mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Bahkan, atlet yang ikut latihan pun mulai berdatangan dari luar daerah. </p>
Sample03

<p>Sample01</p>
Sample04

<p>Sample01</p>
Sample05

<p>Sample01</p>
Sample06

<p>Sample01</p>
Sample07

<p>Sample01</p>
Sample08

<p>Sample01</p>
Sample09

<p>Sample01</p>
Sample10

<p>Game Harry Potter</p>
Sample11

<p>Sample01</p>
Sample12

<p>Sample01</p>
Sample13

<p>Bayi unik sedang melakukan push-up</p>
Sample14

<p>Anda Membutuhkan Lampu kapal Hubungi kami</p>
Lampu Kapal